Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kades Tanggapi Keluhan Masyarakat Janji Tinjau Limbah Jangkos Milik PKS Sei-Tapung di Rohul  
Jumat, 08-05-2026 - 14:20:57 WIB
TERKAIT:
   
 

TANDUN. OPSINEWS.COM-Sangat memprihatinkan. Itulah gambaran nyata kondisi lingkungan pada saat ini di wilayah Desa Sungai Kuning, khususnya di Kampung Baru, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu. (Jumaat 08/05/2026).

Meski persoalan tumpukan limbah jangkos milik PKS Sei Tapung (PTPN IV Regional III) sudah diberitakan dan dimuat secara luas oleh sejumlah media massa sejak 02 Mei 2026, masalah ini seolah tak kunjung mendapatkan solusi yang pasti dan belum ada tindak lanjut nyata dari pihak terkait.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, aktivitas pengangkutan dan penumpukan limbah tersebut masih terus berjalan. Terlihat jelas mobil-mobil dump truck bermuatan penuh jangkos terus melintas di depan rumah warga, lalu membuang dan menumpuk material tersebut di salah satu lahan yang diklaim sebagai tempat yang disewa atau diminati pihak tertentu. Aktivitas ini berlangsung terus-menerus tanpa ada upaya pengendalian yang memadai.

Padahal, sebelum pemberitaan pertama kali dimuat, Asisten Umum (ASUM) PKS Sei Tapung, Bapak G. Siregar, dikabarkan sudah memberikan pernyataan bahwa pembuangan limbah jangkos di lingkungan warga akan dipertimbangkan kembali atau dicarikan solusinya. Namun sayangnya, janji tersebut hanya tinggal angin lalu.

Faktanya, bisnis jangkos yang diperjualbelikan dengan harga yang cukup fantastis itu justru berjalan lancar tanpa hambatan apa pun. Akibat kelalaian dan ketidakdisiplinan ini, warga masyarakat di sekitar lokasi harus menanggung penderitaan dan kerugian yang sangat besar.

Tumpukan limbah padat hasil olahan kelapa sawit tersebut kini masih saja bersemayam dan menumpuk tinggi tepat di lingkungan permukiman warga. Sampai saat ini, belum terlihat upaya serius dari pihak pengelola maupun pengusaha limbah untuk memindahkan, mengangkut habis, atau mengolah limbah tersebut sesuai dengan standar pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar.

Kondisi ini tentu menimbulkan dampak yang sangat merugikan dan menyiksa warga sehari-hari.

Selain menimbulkan bau yang sangat tidak sedap dan menyengat hingga menusuk hidung, tumpukan limbah ini juga menjadi sumber masalah lain yang sangat mengganggu kenyamanan hidup.

Populasi nyamuk dan lalat meningkat drastis di sekitar lokasi. Hewan pengganggu ini tidak henti-hentinya mengerumuni setiap rumah warga, bahkan hinggap di atas makanan dan minuman yang disajikan. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan karena sangat berpotensi menjadi sarang penyakit dan sumber bakteri yang membahayakan kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan para lansia.

Yang menjadi sorotan tajam publik dan menuai kemarahan warga adalah sikap yang terkesan sangat masa bodoh dan mengabaikan sepenuhnya aspirasi masyarakat. Ironisnya, meski pemberitaan sudah ramai diberitakan dan menjadi konsumsi publik luas, persoalan ini seolah diabaikan begitu saja.

Hingga saat ini, tidak terlihat adanya perhatian serius dan tindakan tegas, baik dari pihak manajemen PKS Sei Tapung selaku penanggung jawab utama operasional perusahaan, maupun instansi terkait yang memiliki wewenang penuh dalam pengawasan, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu.

Masyarakat pun mulai bertanya-tanya, apakah masalah lingkungan yang terjadi di wilayah mereka hanya dianggap angin lalu? Padahal, hak atas lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan nyaman adalah hak dasar setiap warga negara yang wajib dilindungi.

Merespons keluhan yang tak kunjung usai dan pemberitaan yang berkembang, Kepala Desa Sungai Kuning akhirnya memberikan tanggapan resmi kepada awak media terkait persoalan yang membelenggu warganya ini.

Menurut Kades, laporan lisan maupun informasi terkait kondisi lingkungan yang memprihatinkan tersebut sudah diterima oleh pihaknya. Pemerintah Desa pun menyadari dampak buruk yang ditimbulkan bagi kesehatan dan kenyamanan warga.

"Laporan lisan sudah kami terima. Rencana dalam waktu dekat kami mau menengok langsung ke lokasi. Kalau Bapak (Wartawan) ada waktu, biar sekalian kita sama-sama ngecek dan meninjau ke lokasi pembuangan tersebut," ujar Kepala Desa Sungai Kuning saat dikonfirmasi awak media.

Janji kehadiran langsung dan peninjauan dari pemimpin desa ini diharapkan menjadi titik terang serta langkah awal penyelesaian masalah yang sudah berlangsung lama tersebut.

Warga berharap besar agar permasalahan ini tidak hanya berhenti menjadi bahan berita semata, namun harus diikuti dengan langkah konkret dan penegakan aturan yang tegas. Masyarakat menuntut adanya tindakan cepat dan nyata dari pihak berwenang serta manajemen perusahaan untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Jangan biarkan warga terus menjadi korban ketidakpedulian dan kelalaian demi kesehatan dan kenyamanan bersama.

Tim*




 
Berita Lainnya :
  • IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
  • Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
  • Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
  • Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
  • Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    02 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    03 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    04 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    05 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    06 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    07 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    08 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    09 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    10 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    11 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    12 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    13 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    14 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    15 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    16 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    17 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    18 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    19 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    21 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    22 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik